Friday, September 26, 2014

Framework CodeIgniter - Part 1 Pengenalan Framework CodeIgniter

Introduction of Codeigniter

CodeIgniter adalah sebuah web framework yang dikembangkan oleh Rick Ellis dari Ellis Lab. CodeIgniter dirancang untuk menjadi sebuah web framework yang ringan dan mudah untuk digunakan. Bahkan pengakuan dari Rasmus Lerdorf, pencipta Bahasa pemrograman PHP, mengatakan bahwa CodeIgniter merupakan web framework  mudah dan handal.

            According Microsoft Computer Dictionary, web adalah sekumpulan dokumen yang saling terhubung dalam sistem hypertext yang penggunanya akan menjelajahi web  melalui halaman beranda. Sedangkan framework adalah desain struktur dasar yang dapat digunakan kembali (reusable) yang terdiri dari abstract class dan concreate class di pemrograman berorientasi objek.

Menurut dokumentasi CodeIgniter, CodeIgniter merupakan toolkit bagi orang yang ingin membangun aplikasi web menggunakan PHP. Tujuannya adalah membuat pengembangan proyek menjadi lebih cepat dibandingkan dengan menulis kode dari awal (scratch). CodeIgniter menyediakan kumpulan library untuk tugas-tugas yang sering dilakukan (Commonly needed task) dan sangat mudah untuk mengakses library yang tersedia di CodeIgniter. Dengan menggunakan CodeIgniter, kita cukup focus pada pengembangan projek dan meminimalisir jumlah kode yang akan ditulis.

            Sebagai web framework yang populer yang menggunakan Bahasa pemrograman PHP, CodeIgniter mempunyai berbagai keunggulan seperti yang disebutkan di dokumentasinya : 

  1. Free, karena berada dibawah lisensi open source mirip Apache/BSD, dapat melakukan apapun dengan CodeIgniter. 
  2. Light Weight, sistem inti CodeIgniter memerlukan library yang sedikit. Berbeda sekali dengan framework lainnya yang membutuhkan banyak sumber daya tambahan. Library tambahan akan digunakan ketika request secara dinamis, membuat sistem yang dibangun menjadi efisien dan cukup cepat.
  3. Fast,  menurut dokumentasi, performa yang dimiliki CodeIgniter terbukti cepat setelah dibandingkan dengan web framework lainnya.
  4. Menggunakan kaidah M-V-C, Dengan menggunakan Model-View-Controller, programmer dapat memisahkan bagian logic dan presentation dari aplikasi yang di bangun. 
  5. Menghasilkan URL yang bersih, URL yang dihasilkan oleh CodeIgniter bersih dan ramah terhadap mesin pencari. CodeIgniter menggunakan pendekatan segment-based dibandingkan dengan query string yang biasa digunakan oleh programmer yang tidak menggunakan web framework
  6. Packs a Punch, CodeIgniter hadir dengan berbagai library yang akan membantu tugas-tugas di pengembangan web yang sudah umum dan sering dilakukan seperti mengakses database, mengirim email, validasi data dari form, mengelola session, manipulasi gambar, bekerja dengan XML-RPC dan masih banyak lagi.
  7. Extensible, kita dapat mengembangkan library atau helper yang kita ciptakan sendiri ke dalam CodeIgniter. Selain itu kita dapat juga menambahkan fitur lewat class extention atau system hooks.
  8. Thoroughly Documented, hampir semua fitur, library, dan helper yang ada di CodeIgniter telah terdokumentasi dengan lengkap dan tersusun dengan baik. Ketika mendapatkan unduhan CodeIgniter, dokumentasinya sudah tersedia dan siap digunakan.
MVC 
CI adalah sebuah Framework yg menggunakan Teknik MVC (Model View Controller ) merupakan teknik pemrograman yang populer saat ini , yang mengharapkan pemrogram secara disiplin untuk membagi program menjadi 3 bagian : model , view, dan Controller . Berikut adalah gambaran dari sebuah MVC
Gambar diatas merupakan Sebuah Arsitektur dari sebuah MVC,

How To Work CodeIgniter
CI adalah salah saru framework pemrograman PHP yang dapat mengimplementasi teknik pemrograman MVC. Berikut ini adalah flowchart Bagaimana CI mengimplementasi MVC.


  1. index.php berperan atau berlaku sebagai controller di depan , yang menginisialisasi sumber daya yang dibutuhkan untuk menjalankan CodeIgniter.
  2. Router akan memeriksa request HTTP untuk menentukan apa yang harus dilakukan dengan request tersebut 
  3. Jika ada file cache , maka file cache tersebut langsung dikirim kepada browser, dengan memotong eksekusi sistem normal 
  4. keamanan , sebelum suatu aplikasi controller dipanggil , request HTTP dan data yang dikirim oleh user disaring (filter) terlebih dahulu untuk keamanan 
  5. controller akan memuat model , library , helper , dan sumber daya lainnya yang diperlukan untuk memproses request tersebut
  6. View , dirender kemudian dikirimkan kepada browser untuk dilihat . jika caching didefinisikan , maka view akan di cache terlebih dahulu , setelah itu dikirimkan kepada browser .
nah itu lah sedikit penjelasan mengenai Framework CI dan Bagaimana Cara Kerjanya. Mudah2an Sedikit Deskripsi tersebut bisa membantu pemahaman Mengenai CodeIgniter. yang nantinya pada tutorial selanjutnya saya akan mencoba memberikan materi teknik dasar dalam Melakukan Pemrograman PHP dengan Framweork CodeIgniter . Sekian Tulisan Untuk Tutorial ke2 ini . mudah2an Bermanfaat. Amin.

0 comments:

Post a Comment